tulisan/23 Mar 2025
Kenapa Ownership di Semua Anggota Tim Itu Penting?
Selepas acara kantor beberapa tahun yang lalu, saya sempetin nongkrong santai bareng temen-temen yang lain. Di tengah obrolan itu, ada salah satu Head di kantor yang nitipin pesen cukup menarik:
"Kita perlu ningkatin ownership di semua anggota Squad A."
Kalimat itu dulu bikin saya mikir keras:
π€ Emangnya seberapa penting rasa ownership ini?
π€·ββοΈ Bukannya ini mah tugasnya Product Manager? kenapa semua tim?
π€ Atau justru ownership ini emang harus jadi tanggung jawab semua anggota tim product (Product Manager, Designer, Engineer, dst)?
π¨ Kesalahan yang Sering Kejadian
Dulu di awal saya beranggapan ini cukup jadi tugas saya sebagai Product Manager, sampai saya tersadarβ¦
Ownership bukan hanya soal siapa yang pegang roadmap, tapi tentang bagaimana setiap anggota tim merasa bertanggung jawab atas keberhasilan product yang mereka bangun.
Ketika ownership jadi milik semua tim product:
β
Keputusan terasa lebih baik
β
Challenges bisa diidentifikasi lebih awal
β
Solusi yang dihasilkan lebih relevan dan berorientasi pengguna
Sebaliknya, kalau ownership cuman dimiliki satu atau segelintir role aja:
β Muncul silo antar role di internal tim
β Anggota tim kurang inisiatif
β Cuman kerjain task tanpa tau itu buat solve masalah apaan
π― Cara Sederhana Meningkatkan Ownership
- Kasih clarity β Jelasin kenapa produk atau inisiatif ini ada.
- Libatkan semua role sejak awal β Engineer, Designer, dan lainnya ikut dalam fase discovery.
- Pastikan keputusan diketahui semua anggota tim β Setiap solusi yang dipilih harus disepakati atau minimal diketahui oleh semua.
- Refleksi dan evaluasi β Retrospektif rutin untuk belajar dan berkembang bareng.
π Siap Membangun Ownership di Tim?
- Sebagai Product Manager β Ajak Designer, Engineer dan role lain terlibat di riset awal dan brainstorming solusi.
- Sebagai Designer β Pahami konteks bisnis dan teknis agar desain lebih feasible.
- Sebagai Engineer β Jangan cuman nunggu spesifikasi, tapi aktif kasih masukan untuk solusi yang lebih baik.
Gimana dengan tim kalian? Ownership sudah merata atau masih bertumpu di satu peran aja? Diskusi yuk di kolom komentar! π